POSMETRO MEDAN,MEDAN — Cinta yang sempat bersemi kembali antara sepasang suami istri di Medan berakhir tragis. Sang istri ditemukan tewas di rumah mereka di kawasan Kapten Muslim, Gang Jawa, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (31/10/2025) dini hari.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Dari keterangan warga sekitar, terdengar jeritan perempuan dari dalam rumah, disusul suara keributan hebat antara pasangan suami istri tersebut. Jeritan itu sempat membangunkan anak mereka yang sedang tidur, namun sang anak tak berani keluar karena takut melihat pertengkaran orang tuanya.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 08.00 WIB, pelaku yang diketahui merupakan suami korban memberi kabar kepada ibu mertuanya bahwa sang istri tidak bangun dari tidurnya meski sudah dibangunkan berulang kali. Panik, ibu korban segera mendatangi rumah tersebut dan mendapati putrinya sudah tak bernyawa. Ia pun langsung melapor ke pihak kepolisian.
Informasi yang didapatkan dari wartawan Posmetro Medan menyebutkan, korban diduga tewas akibat dibekap dengan menggunakan benda tumpul. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban dan sedang melakukan olah TKP untuk mengungkap kronologi kejadian.
Menurut keterangan paman korban, Lili (63), pasangan tersebut tampak hidup rukun tanpa masalah. Namun, sang suami disebut sering melarang istrinya keluar rumah dan bahkan kerap mengurungnya agar tidak bepergian.
Tak lama setelah kejadian menghebohkan itu, aparat kepolisian bergerak cepat dan mengamankan seorang pria berinisial AS (50), yang merupakan suami korban. AS kini tengah diperiksa intensif di Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvijn Simanjuntak saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus dugaan pembunuhan tersebut.
"Saya cek progresnya ya," kata Calvijn kepada Medan Pos, Jumat (31/10/2025) malam.
Kasus dugaan pembunuhan dalam rumah tangga ini masih dalam penyelidikan. Polisi berjanji akan mengungkap motif sebenarnya di balik tragedi cinta yang berakhir maut tersebut.(san)