POSMETRO MEDAN- Sebuah surat terbuka yang disampaikan petani kemenyan asal Kabupaten Tapanuli Utara, Jekson L. Tobing, SE, menjadi perhatian luas masyarakat setelah beredar di berbagai platform media sosial.
Melalui akun Facebook Jejetobing Sumuntul, Jekson menyampaikan pandangan sekaligus harapan kepada para pemangku kepentingan agar sektor pertanian dan pelestarian lingkungan ditempatkan sebagai prioritas utama dalam arah pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam suratnya, Jekson mengawali dengan menegaskan karakteristik wilayah Tapanuli tidak dapat dilepaskan dari sektor pertanian dan perkebunan.
Menurutnya, lebih dari 80 persen wilayah Tapanulimerupakan kawasan pertanian dan perkebunan yang selama ini menjadi penopang utama kehidupan ekonomi masyarakat.
Ia menilai pembangunan daerah harus berpijak pada potensi yang dimiliki.
Meski sektor pariwisata dan sektor ekonomi lainnya terus berkembang dan diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor pertanian tetap menjadi fondasi utama yang menyerap tenaga kerja, menjaga ketahanan pangan, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat hingga ke pelosok desa.
Atas dasar itu, Jekson mendorong agar seluruh kebijakan pembangunan benar-benar berpihak kepada petani dan pelaku usaha perkebunan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari besarnya investasi atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan para petani sebagai kelompok masyarakat yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Tapanuli Utara.
Dalam surat terbukanya, Jekson menyampaikan tiga poin utama yang dinilai sangat penting menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pertama, kata dia, pemerintah diminta memastikan seluruh kebijakan pembangunan memberikan keberpihakan nyata terhadap sektor pertanian dan perkebunan.