Harga Cabai Merah di Medan Merosot ke Rp 26 Ribu per Kg

Evi Tanjung - Selasa, 13 Januari 2026 19:43 WIB
Gas
Harga cabai turjun bebas, pasokan meningkat pascabanjir dan longsor

POSMETRO MEDAN, Medan -

Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kota Medan mencatatkan penurunan pada awal pekan ini. Berdasarkan pantauan lapangan, rata-rata pedagang menjual dengan harga Rp 26.000 per kilogram, nilai yang berada jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi sebesar Rp 50.000 per kilogram.

Kondisi ini terpantau di beberapa titik utama seperti Pasar Simpang Limun, Pasar Petisah, dan Pusat Pasar. Salah seorang pedagang, Halimah, mengungkapkan bahwa penurunan harga ini sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir seiring dengan masuknya pasokan dalam jumlah besar ke pasar-pasar lokal.

"Harga cabai sudah turun sejak beberapa hari yang lalu dikarenakan banyaknya stok yang buat harga turun," ujar Halimah saat ditemui di Pusat Pasar, Selasa(13/1/2025).

Ia menambahkan bahwa melimpahnya pasokan dari daerah membuat para pedagang harus menyesuaikan harga agar stok harian segera terserap pasar.

Secara rinci, harga terendah ditemukan di Pasar Simpang Limun dengan harga Rp 24.000 per kilogram. Sementara itu, di Pasar Petisah dan Pusat Pasar, harga dipatok sebesar Rp 26.000 per kilogram. Untuk Pasar Sei Sikambing dan Pasar Sukaramai, cabai merah dibanderol Rp 28.000 per kilogram, sedangkan harga tertinggi berada di Pasar Sentosa Baru yang mencapai Rp 35.000 per kilogram.

Fenomena penurunan ini ternyata juga diikuti oleh komoditas cabai rawit. Saat ini, rata-rata harga cabai rawit di Kota Medan dijual sebesar Rp 65.000 per kilogram, mengalami penyusutan dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh angka Rp 71.000 per kilogram.

Di tingkat pengecer, variasi harga cabai rawit cukup lebar. Harga termurah berada di Pasar Induk sebesar Rp 50.000 per kilogram dan Pasar Bakti Rp 54.000 per kilogram. Sebaliknya, beberapa pasar masih mematok harga cukup tinggi, di mana Pasar Sentosa Baru menjual seharga Rp 80.000 per kilogram, diikuti Pasar Sukaramai Rp 76.000 per kilogram, dan Pasar Simalingkar seharga Rp 70.000 per kilogram.

Kondisi pasokan yang stabil ini diharapkan dapat terus menekan harga di tingkat konsumen, mengingat cabai merupakan komoditas yang kerap memicu fluktuasi inflasi di Sumatera Utara.(Bgs)


Tag:

Berita Terkait