POSMETRO MEDAN, Medan- Anyang pakis merupakan salah satu kulinertradisional Nusantara yang banyak dijumpai saat Bulan Suci Ramadan.
Hidangan berbahan dasar sayur pakis ini dikenal dengan cita rasanya yang segar, gurih, dan sedikit pedas, sehingga kerap menjadi pelengkap menu berbuka puasa saat Bulan Suci Ramadan.
Selain rasanya yang khas, anyang pakis juga digemari karena proses pembuatannya yang sederhana serta menggunakan bahan-bahan alami. Tak heran, menu ini sering disajikan saat bulan puasa.
Untuk membuat anyang pakis, bahan utama yang dibutuhkan adalah pakis muda yang masih segar. Pakis dibersihkan, kemudian direbus sebentar hingga layu dan ditiriskan. Proses perebusan ini penting agar tekstur pakis tetap renyah dan tidak pahit.
Bumbu anyang pakis terdiri dari kelapa parut yang disangrai hingga harum, cabai merah, cabai rawit sesuai selera, bawang merah, bawang putih, terasi, garam, dan sedikit air jeruk nipis atau asam sunti. Seluruh bumbu dihaluskan, lalu dicampurkan dengan kelapa sangrai hingga merata.
Pakis yang telah direbus kemudian dicampur dengan bumbu kelapa tersebut. Aduk perlahan hingga semua bahan tercampur sempurna. Koreksi rasa menjadi tahap akhir sebelum anyang pakis disajikan.
Anyang pakis paling nikmat disantap bersama nasi hangat dan lauk sederhana seperti ikan goreng atau ikan asin. Selain lezat, hidangan ini juga kaya serat dan dipercaya baik untuk kesehatan pencernaan.
Dengan bahan yang mudah diperoleh dan proses yang praktis, anyang pakis menjadi bukti bahwa kulinertradisional tetap relevan dan layak dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya kuliner Indonesia.
Bahan-bahan
2 ikat pakis