POSMETRO MEDAN, Batubara - Rumah Zakat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM. Kali ini, dukungan diberikan kepada Ernawati, perajin buket bunga khas Melayu yang tergabung dalam BUMMas Jauzul Hind, Binaan Rumah Zakat di Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara.
Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Usaha yang dijalankan Ernawati tidak hanya berorientasi pada nilai ekonomi, tetapi juga mengangkat unsur budaya Melayu dalam setiap produknya. Buket kreasinya banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan, seperti hantaran pernikahan, upacara adat, hingga kegiatan seremonial di lingkungan pemerintahan.
Ernawati mengaku bantuan modal ini sangat membantu dalam mengatasi keterbatasan bahan baku yang selama ini menjadi kendala utama dalam memenuhi permintaan pasar. Dengan adanya dukungan tersebut, ia berencana meningkatkan kualitas produk, termasuk dari sisi kemasan. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga usaha ini bisa terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas," ungkapnya.
Ahmad Fauzi selaku Relawan Inspirasi Rumah Zakat Desa Suka Maju menilai usaha tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang. Selain memiliki pasar yang luas, produk yang dihasilkan juga berkontribusi dalam pelestarian identitas budaya lokal. "Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat keberlanjutan usaha, sehingga memberikan dampak ekonomi bagi keluarga sekaligus menginspirasi masyarakat sekitar.
Melalui program Ekonomi Berdaya, Rumah Zakat akan terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkala guna memastikan usaha yang dijalankan dapat tumbuh secara berkelanjutan dan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.( Evi/r)