Karhutla Aceh Barat Meluas Mencapai 31,1 Hektar di 5 Kecamatan

P. Silalahi - Kamis, 11 Juni 2026 16:02 WIB
Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Aceh Barat. Para petugas berupaya memadamkan api dan puing-puing.

POSMETRO MEDAN- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kecamatan hingga kini telah meluas menjadi 31,1 hektar dari jumlah sebelumnya pada angka 29,1 hektar.

"Total luas lahan yang terbakar kini telah mencapai kurang lebih 31,1 hektar yang tersebar di lima kecamatan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronal Nehdiansyah di Meulaboh, Kamis 11 Juni 2026 sebagaimana dilansir Antara.

Dia menjelaskan total lahan yang terdampak kebakaran tersebut di Kecamatan Kecamatan Bubon meliputi Desa/Gampong Berawang (15 hektar) dan Gampong Kuta Padang Layung (10 hektar).

Kecamatan Johan Pahlawan meliputi Desa Lapang (satu hektar) dan Desa Seunebok (0,5 hektar). Kemudian Kecamatan Meureubo meliputi Desa Ujong Tanoh Darat (titik I: 1,6 hektar dan titik II: satu hektar).

Lalu Kecamatan Samatiga di Desa Cot Seumeurueng (dua hektar) dan Kecamatan Arongan Lambalek di Desa Gunung Pulo (satu hektar).

Ia menambahkan upaya pemadaman karhutla di Kabupaten Aceh Barat hingga saat ini terus dilakukan bersama tim gabungan baik di darat maupun dengan jalur udara, sehingga kobaran api diharapkan dapat dipadamkan seluruhnya.

Meski begitu, Teuku Ronal tidak menampik adanya hambatan yang dihadapi tim gabungan di lapangan, antara lain vegetasi yang rusak memicu kepulan asap tebal yang mengganggu pernapasan tim dan memperpendek jarak pandang.

Jauhnya lokasi kebakaran dan angin kencang serta akses jalan yang sulit dilalui kendaraan roda empat, menjadi tantangan bagi tim gabungan untuk melakukan upaya pemadaman api.

Untuk mendukung kelancaran operasi, BPBD bersama BNPB serta instansi terkait telah menurunkan sejumlah sarana dan prasarana seperti satu helikopter pengeboman air BNPB, dua mobil dobel kabin, satu mobil pikap Panther, satu motor trail, dan satu unit armada 014, serta tiga mesin pompa air BPBD dan satu mesin pompa dari swadaya masyarakat.

Teuku Ronal menyebut operasi tersebut melibatkan personel gabungan dari BPBD Aceh Barat, Kodim Aceh Barat, Polres Aceh Barat, Pos Damkar Woyla, Koramil dan Polsek setempat, KPH IV, UKM PK UTU, serta masyarakat di desa.***


Editor
: P. Silalahi

Tag:

Berita Terkait

Global

Gercep! Polres Simalungun Tangani Kebakaran Lahan 4 Hektar