POSMETRO MEDAN,Zurich – Indeks Biaya Hidup kembali merilis daftar kota-kotatermahal di dunia. Indeks ini membandingkan pengeluaran konsumen sehari-hari, mulai dari harga bahan makanan, restoran, transportasi, hingga utilitas di berbagai kota besar dunia. Sebagai catatan, indeks ini tidak memasukkan biaya perumahan seperti sewa atau cicilan rumah.
Dalam indeks tersebut, angka 100 dijadikan patokan biaya hidup New York City. Artinya, kota dengan indeks 120 diperkirakan 20 persen lebih mahal dari New York, sementara indeks 80 berarti sekitar 20 persen lebih murah.
Berdasarkan pemeringkatan tahun 2025, sejumlah kota di Amerika Serikat dan Swiss mendominasi daftar teratas sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi. Tingginya gaji, kuatnya sektor keuangan dan teknologi, hingga ketergantungan pada barang impor menjadi faktor utama mahalnya harga kebutuhan harian.
Berikut 15 kota dengan biaya hiduptermahal di dunia berdasarkan Indeks Biaya Hidup:
1. San Diego, Amerika Serikat (Indeks 77,9)
Dikenal dengan iklim yang nyaman dan sektor bioteknologi yang berkembang, San Diego memiliki harga bahan makanan dan transportasi yang relatif tinggi. Keberadaan pusat penelitian dan militer ikut mendorong tingginya upah dan biaya hidup.
2. London, Inggris (Indeks 77,9)
Sebagai pusat keuangan dan budaya global, London menghadapi tingginya permintaan sumber daya. Harga transportasi, makanan, hingga kebutuhan pokok sehari-hari tergolong mahal, seiring derasnya arus wisatawan dan pekerja internasional.
3. Washington DC, Amerika Serikat (Indeks 78,7)
Konsentrasi pekerja bergaji tinggi di sektor pemerintahan dan lembaga internasional membuat biaya hidup di ibu kota AS ini meningkat, terutama untuk kuliner, ritel, dan layanan jasa.