POSMETRO MEDAN- Ketegangan Amerika dan Iran terus meningkat. Iran dilaporkan meluncurkan serangan rudal terhadap Pangkalan Udara Harir milik Amerika Serikat di Irak utara, demikian dilaporkan kantor berita Iran, Nour News.
Hal ini menyusul serangan AS terhadap Iran.
Laporan pada Kamis (11/6/2026) itu menyebut Iran juga menyerang sebuah situs radar AS di wilayah Kurdistan Irak, serta kapal-kapal Amerika di Selat Hormuz dan Teluk Persia.
Sebelumnya pada Rabu (10/6/2026), Presiden AS, Donald Trump, menuduh Iran mengulur-ulur perundingan. Dia mengatakan mengatakan bahwa Amerika Serikat berniat melancarkan serangan berskala besar terhadap Iran.
Sementara itu, pada Kamis dini hari waktu setempat, media Iran melaporkan adanya ledakan di kota-kota Minab, Mohr, Bandar Abbas, dan Sirik.
Sistem pertahanan udara diaktifkan di Teheran dan wilayah selatan negara tersebut.
Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Angkatan Bersenjata Iran juga melaporkan adanya pelanggaran wilayah udara Iran bagian selatan oleh sebuah pesawat tempur F-16 milik AS.
Markas tersebut kemudian mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi seluruh kapal dan mengancam akan memberikan respons yang menghancurkan apabila terjadi serangan lebih lanjut dari AS.
Selat Hormuz Kembali Ditutup
Militer Iran pada Kamis (11/6) mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup sepenuhnya untuk aktivitas pelayaran.