POSMETRO MEDAN, Medan - Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan terus memperluas jejaring kemitraan dalam rangka memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (TPT). Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UINSU Medan dan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) yang berlangsung di Ruang Rektor UPY, Rabu (24/6/2026).
Mewakili Rektor UINSU Medan, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag., hadir didampingi staf Humas dan Kerja Sama UINSU Medan. Sementara dari pihak UPY hadir Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan UPY Drs. John Sabari, M.Si., Rektor Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., Kepala Kantor Urusan Kerja Sama (KUK) Dr. Wahyudi, M.Pd., serta Kepala Divisi Kerja Sama Dalam Negeri Guruh Ghifari Zalzalah, S.E., M.Sc..
Penandatanganan MoU menjadi tonggak awal penguatan sinergi kedua perguruan tinggi dalam mengembangkan berbagai program strategis di bidang Tridharma Perguruan Tinggi. Ruang lingkup kerja sama yang dibahas meliputi kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penyelenggaraan guest lecture, pertukaran narasumber, Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga berbagai program akademik dan nonakademik yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Suasana audiensi berlangsung hangat, santai, dan penuh keakraban. Diskusi mengalir secara dinamis sebagai wadah saling berbagi pengalaman, inovasi, serta praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan oleh masing-masing perguruan tinggi. Tidak hanya membahas implementasi kerja sama, kedua belah pihak juga bertukar pandangan mengenai strategi pengembangan institusi, peningkatan mutu pendidikan, tata kelola perguruan tinggi, serta penguatan budaya akademik yang adaptif terhadap tantangan global.
Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag. turut membagikan wawasan keilmuannya di bidang tasawuf yang menjadi kepakarannya sebagai guru besar. Dalam suasana diskusi yang penuh kekeluargaan, dia menyampaikan pandangan mengenai pentingnya membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional sebagai kunci menjalani kehidupan yang bermakna dan bahagia. Gagasan tersebut mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan UPY, bahkan Prof. Muzakkir menyatakan kesediaannya untuk hadir sebagai narasumber dalam kegiatan guest lecture di UPY sebagai salah satu implementasi nyata dari kerja sama yang telah disepakati.(maldi/r)