POSMETRO MEDAN, Jakarta – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, akhirnya angkat bicara menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang setelah dirinya mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Nanik membantah berbagai pemberitaan yang mengaitkan pengunduran dirinya dengan persoalan hukum. Ia menegaskan bahwa dirinya mundur karena alasan kesehatan dan kini tengah menjalani pengobatan di luar negeri.
"Saya sudah sampai negeri seberang untuk berobat," tulis Nanik dalam unggahannya dikutip pada Jumat (24/7/2026).
Menurut Nanik, sebelum memutuskan menjalani pengobatan ke luar negeri, ia sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta selama lebih dari sepekan. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, termasuk CT scan jantung dan kateterisasi, dokter menyatakan terdapat penyumbatan pada pembuluh jantungnya.
Ia mengungkapkan, hasil pemeriksaan tersebut diterimanya pada 12 Juli 2026. Di hari yang sama, Nanik mengaku langsung menyampaikan pengunduran dirinya sebagai Kepala BGN kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Nanik bahkan mengaku menyampaikan curahan hati yang cukup panjang kepada keduanya mengenai alasan di balik keputusannya mundur dari jabatan.
"Saya langsung pamit mundur sebagai Kepala BGN ke Bang Dasco dan Mas Prasetyo Hadi," ujarnya.
Ia juga menjelaskan alasannya kerap berkonsultasi dengan Dasco selama memimpin BGN. Menurutnya, Dasco merupakan salah satu pejabat yang tidak memiliki kepentingan terkait operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga berbagai kebijakan strategis seperti moratorium, refocusing hingga penutupan sejumlah SPPG selalu dikonsultasikan kepadanya.
Saat menyampaikan niat mundur, Dasco disebut meminta dirinya untuk lebih mengutamakan proses penyembuhan.
"Sudah nanti saja dibahas, Mbak konsentrasi dulu pada penyembuhan. Kesehatan itu lebih penting dari apa pun," kata Nanik mengutip pesan Dasco.