POSMETRO MEDAN- Pertemuan makan siang itu ternyata bukan silaturahmi biasa.
Setelah foto Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RIduduk semeja dengan pengacara Hotman Paris Hutapea dan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir beredar di media sosial pada Selasa 28 Juli 2026, hal yang lebih mengejutkan menyusul beberapa jam kemudian: PWI mengumumkan akan mencabut laporan polisi terhadap Hotman Paris.
"Dicabut, nanti dicabut. Mungkin hari ini, paling lambat besok," kata Munir kepada wartawan, Selasa 28 Juli 2026.
Seperti diberitakan POSMETRO MEDAN sebelumnya, konflik antara Hotman Paris dan PWI bermula dari konferensi pers di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Jumat 17 Juli 2026.
Saat itu Hotman hadir sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah, yang berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait PT Asabri. Emosinya terpancing saat wartawan mengajukan pertanyaan yang menurutnya sudah berulang kali dijawab. "Lu punya otak enggak sih?" kata Hotman kepada wartawan.
Ucapan itu viral dan memantik protes keras. Hotman menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram, namun PWI tetap melangkah ke jalur hukum.
Pada Senin 20 Juli 2026, PWI resmi melaporkan Hotman ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/5291/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA, dengan sangkaan Pasal 242 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang dugaan penghinaan terhadap golongan penduduk. Polda Metro Jaya bahkan telah memeriksa sepuluh orang saksi per 24 Juli 2026.
Namun segalanya berubah setelah Dasco turun tangan.
Menurut Munir, --seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Desas desus cerdas yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Rabu 29 Juli 2026-- pertemuan pada Selasa itu itu atas undangan Dasco yang ingin mempertemukan kedua pihak demi menjaga persatuan.