POSMETRO MEDAN- Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke salah satu proyek PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) pada Kamis, (6/8) dengan meninjau progres rehabilitasi Jembatan Lumut yang berlokasi di Desa Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memastikan percepatan penyelesaian infrastruktur strategis yang menjadi akses utama masyarakat pada ruas jalan nasional Takengon–Isé-Isé.
Pada peninjauan itu, Wakil Presiden turut didampingi Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 BPJN Aceh, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III BPJN Aceh, dan Project Manager Penanganan Tanggap Darurat Aceh Ruas Simpang Uning (Batas Kota Takengon) Batas Aceh Tengah/Gayo Lues dari Hutama karya, Azhar Mustafa.
Selama kunjungan berlangsung, Wakil Presiden menerima paparan mengenai progres rehabilitasi Jembatan Lumut sekaligus meninjau langsung pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Dalam paparan tersebut dijelaskan bahwa rehabilitasi dilakukan melalui metode jacking, yaitu peninggian struktur jembatan setinggi 1,5 meter menggunakan hydraulic jack, yang dilengkapi dengan pekerjaan perbaikan struktur, rehabilitasi railing, serta pengecatan ulang struktur baja. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 40%.
Jembatan Lumut merupakan jembatan rangka baja dengan bentang 30 meter dan lebar 7 meter pada ruas jalan nasional Takengon–Isé-Isé yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya.
Infrastruktur ini terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Lumut pada awal tahun 2025. Sebagai bagian dari upaya pemulihan sekaligus peningkatan ketahanan infrastruktur terhadap potensi banjir di masa mendatang, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menugaskan Hutama Karya untuk melaksanakan rehabilitasi jembatan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.