POSMETRO MEDAN, Tangsel – Meningkatkan kompetensi kepemimpinan, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang inovatif dan berkualitas, rombongan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Studi Lapangan (STULA) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Selatan.
Kedatangan rombongan Studi Lapangan tersebut diterima dan disambut oleh Haris Jaya Prawira, S.IP., selaku Sekretaris DPMPTSP Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan Studi Lapangan ini menjadi momentum strategis bagi para peserta untuk memperoleh wawasan, pengalaman, serta pembelajaran langsung mengenai penerapan tata kelola pelayanan publik yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
DPMPTSP Kota Tangerang Selatan menjadi lokasi pembelajaran dalam kegiatan tersebut karena memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi pemerintahan, khususnya di bidang penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menggali berbagai praktik baik (best practices) dalam penyelenggaraan pelayanan publik, termasuk penguatan sistem pelayanan berbasis digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyederhanaan prosedur pelayanan, serta pengembangan inovasi yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Selain menjadi sarana pembelajaran, Studi Lapangan ini juga merupakan bagian penting dalam membangun pola pikir kepemimpinan yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada solusi terhadap berbagai tantangan birokrasi.
Pelaksanaan STULA tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga mendorong peserta untuk mampu mengidentifikasi, mengadopsi, dan mengadaptasi inovasi pelayanan publik agar dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi masing-masing.
Hasil pembelajaran dari DPMPTSP Kota Tangerang Selatan diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dalam penyusunan dan pengembangan Aksi Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas, sehingga menghasilkan gagasan inovatif yang berdampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi, sinergi antarlembaga, serta pertukaran pengetahuan dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan Studi Lapangan tersebut, para peserta diharapkan semakin siap menjadi pemimpin pengawas yang profesional, berintegritas, inovatif, dan mampu menghadirkan perubahan positif dalam lingkungan kerja.