POSMETRO MEDAN, Blangkejeren - Kebijakan Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Perkim paska memecah Kementerian PUPR tampak seirama dengan derap pembangunan di Gayo Lues. Inilah fakta soal itu.
Kisah Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum - Perumahan Rakyat) dengan track record diakui matang dialih membenahi permukiman perdesaan menjadi temuan menonjol di balik rotasi 14 pejabat eselon II Pemkab Gayo Lues. Itulah yang dialami Jakaria, S.Hut.
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyebut merotasi Jakaria dari kursi Kepala Dinas PUPR Gayo Lues menjadi Kepala Dinas Perkim (Perumahan dan Kawasan Permukiman) kabupaten itu guna memercepat pembangunan di kabupaten itu. Begitu pula motif mutasi 13 pejabat lain di sana.
"Kita membutuhkan pejabat yang mampu bekerja secara cepat dan bisa membaca kebutuhan masyarakat," jelas Bupati Suhaidi. Dia bercerita.
Jakaria baginya adalah contoh pejabat daerah bermental pelayan. Suhairi juga yakin dengan keahliannya.
Di mata sang bupati, Jakaria dikenal punya banyak pengalaman kerja infrastruktur. Rekam jejaknya pun diakui bagus sepanjang memimpin Dinas PUPR Gayo Lues.
Nah, bersama 13 pejabat lain di sana, prosesi pelantikan Jakaria menjadi Kepala Dinas Perkim Kabupaten Gayo Lues digelar secara khidmat di Balai Pendopo, Blangkejeren, Kamis (30/10/2025) sore.
Bagi banyak ASN di Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Jakaria memang dikenal sebagai sosok pejabat yang suka turun ke lapangan. Dia bahkan dicap rendah hati.
Karena track record itulah, penempatan posisi terbaru Jakaria -di ujung masa karier birokratnya- dinilai klop oleh banyak kalangan di sana, terutama pegawai Dinas Perkim Gayo Lues.
"Kami yakin, di bawah kepemimpinan Pak Jakaria, (ASN) Perkim (Gayo Lues) akan semakin aktif di lapangan dan dekat dengan masyarakat," ujar seorang pegawai di sana, media online lokal melaporkan. Lalu apa komentar Jakaria ?