POSMETRO MEDAN,Jakarta— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), merilis informasi terkini mengenai potensi Gelombang Tinggi.
Gelombang tinggi ini diperkirakan dan berpotensi akan terjadi di berbagai wilayah perairan Indonesia yang berlaku mulai tanggal 24 November 2025 pukul hingga 27 November 2025.
Dalam penjelasannya, BMKG menyebut hadirnya gelombang ini dipicu oleh pengaruh Siklon Tropis FINA (962 hPa) yang terpantau di perairan barat Darwin.
BMKG menjelaskan bahwa sistem tekanan rendah ini menyebabkan peningkatan kecepatan angin di beberapa wilayah laut Indonesia.
Kemudian untuk kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 6–30 knot, dengan arah angin dominan dari barat laut hingga timur laut di wilayah Indonesia bagian utara, dan dari tenggara hingga barat daya di wilayah Indonesia bagian selatan.
Peringatan untuk kecepatan angin tertinggi diperkirakan bakal terjadi di Selat Malaka dan Laut Natuna Utara.
Berikut wilayah dengan peluang terjadi gelombang tinggi, untuk Gelombang Setinggi 1,25 - 2,5 meter (Kategori Sedang).
Samudra Hindia selatan: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Bengkulu, Lampung, Kep. Mentawai.
Selat: Malaka bagian utara, Karimata bagian utara, Makassar bagian tengah dan utara
Laut: Sulawesi bagian tengah dan timur, Maluku