POSMETRO MEDAN,Bitung — Ketua Umum Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI), Bung Sultoni, SH, mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung RI untuk segera membongkar dan mengusut tuntas dugaan korupsidana hibah Pemko Bitung tahun anggaran 2023 senilai Rp1,385 miliar.
Dana hibah tersebut bersumber dari APBD Kota Bitung 2023 dan disalurkan melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dengan dalih kegiatan studi banding atau studi komparasi ke Eropa.
"Jangan ada pembiaran, jangan ada tebang pilih, apalagi main mata. Terlebih jika kasus ini diduga melibatkan keluarga atau lingkaran orang-orang yang memiliki kedekatan dengan aparat penegak hukum," tegas Sultoni kepada wartawan, Senin (6/1/2026).
Diduga Disamarkan sebagai Studi Banding, Nyatanya Jalan-Jalan Berkedok Program
Berdasarkan dokumen proposal yang diperoleh media, dana hibah FKUB diajukan untuk kegiatan "Studi Komparasi" pada Mei 2023, dengan alasan: peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan stabilitas daerah, serta membangun kesepahaman global antarumat beragama.
Namun, fakta di lapangan justru memunculkan kejanggalan serius. Catatan perjalanan menunjukkan bahwa peserta yang diberangkatkan bukan tokoh agama sebagaimana mandat FKUB, melainkan figur-figur yang diduga memiliki kedekatan politik dan struktural.
Daftar Nama Peserta yang Dipersoalkan
Beberapa nama yang tercantum dalam dokumen perjalanan tersebut antara lain:
Ir. Maurits Mantiri – Mantan Wali Kota Bitung
Rita A. L. Tangkudung – Istri mantan Wali Kota Bitung