POSMETRO MEDAN,Muara Bungo– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bungo, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, menerima bantuan pembinaan kerohanian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bungo.
Bantuan tersebut merupakan hasil pertemuan dan koordinasi antara Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Tiopan P. Situmorang, dengan Ketua KONI Kabupaten Bungo, Mahili.
Dalam pertemuan itu disepakati kerja sama untuk mendukung kegiatan pembinaan kerohanian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Selain membuka peluang kegiatan pembinaan kerohanian, Ketua KONI Kabupaten Bungo juga menyatakan komitmennya untuk membantu penyediaan sarana olahraga bagi warga binaan di Lapas Kelas IIB Muara Bungo.
Dalam kegiatan tersebut, KONI Kabupaten Bungo menyerahkan bantuan berupa 24 Al-Qur'an dan 20 sarung. Bantuan ini diperuntukkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan di dalam lapas.
Ketua KONI Kabupaten Bungo, Mahili, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian insan olahraga terhadap pembinaan moral dan spiritual warga binaan.
"Bantuan ini adalah bentuk perhatian kami terhadap pembinaan warga binaan dari sisi rohani. Kami berharap kegiatan keagamaan dapat membantu membentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak, serta siap kembali ke tengah masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Muhamad Kameily, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh KONI Kabupaten Bungo.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Al-Qur'an dan sarung akan dimanfaatkan secara maksimal dalam kegiatan pembinaan kerohanian, seperti pengajian, tadarus, serta pembelajaran baca tulis Al-Qur'an bagi warga binaan," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Lapas dengan berbagai elemen masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan, sehingga warga binaan memiliki bekal mental dan spiritual yang lebih baik saat kembali ke lingkungan masyarakat.