POSMETRO MEDAN, Thailand- Tuk-Tuk adalah ikon transportasi roda tiga tradisional yang berasal dari tahun 1930-an, terkenal dengan warna cerah dan suara mesin khasnya.
Sangat ideal untuk melewati kemacetan Bangkok, kendaraan ini menawarkan pengalaman budaya yang unik bagi wisatawan dengan harga yang harus ditawar terlebih dahulu, biasanya berkisar antara 50-150+ Baht tergantung jarak.
Tuk-tuk di Thailand dikembangkan dari becak modern, tuk-tuk menjadi simbol mobilitas Bangkok, kini berkembang ke versi listrik yang lebih ramah lingkungan.
Penumpang wajib menawar harga sebelum naik. Sopir biasanya mematok tarif dua kali lipat, jadi cobalah menawar setengah harga terlebih dahulu.
Perjalanan singkat umumnya berkisar 50-100 Baht, sedangkan jarak yang lebih jauh atau untuk turis bisa jauh lebih mahal.
Hindari menggunakan tuk-tuk untuk jarak yang terlalu jauh dan lebih baik untuk perjalanan jarak pendek atau berkeliling kota.
Meskipun terbuka, tuk-tuk memberikan sensasi berkendara yang seru. Namun, berhati-hatilah terhadap potensi penipuan harga (scam) dengan memastikan tarif disepakati di awal.
Kini ada layanan tuk-tuk online, seperti Muvmi, yang memudahkan pemesanan via aplikasi dengan harga lebih transparan dan seringkali lebih murah untuk perjalanan jarak dekat ke BTS/MRT.
Tuk-tuk bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari gaya hidup dinamis Bangkok dan pengalaman yang tak terlupakan saat berwisata di Thailand.
Naik tuk-tuk selama liburan di Thailand memang bakal menyenangkan. Kamu bisa merasakan seperti warga lokal pada umumnya.