POSMETRO MEDAN, Jakarta – Gerbong mutasi di tubuh Korps Bhayangkara kembali bergerak. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi mengeluarkan Surat Telegram Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026 yang ditandatangani Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Anwar.
Di TR tersebut total ada 108 perwira dan termasuk sembilan jabatan Kapolda yang dirotasi. Irjen Pol Pipit Rismanto sebagai Kapolda Jawa Barat (Jabar), menggantikan Irjen Pol Rudi Setiawan yang kini mengemban tugas baru sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini dikenal sebagai jenderal bintang dua dengan rekam jejak mentereng di bidang reserse.
Sebelum dipercaya memimpin Jawa Barat, Pipit sempat menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar), di mana ia dikenal tegas dalam menindak praktik tambang ilegal.
Karier Pipit di bidang reserse telah teruji selama lebih dari satu dekade: 2013: Wadirresnarkoba Polda Sumatra Barat., 2015: Dirreskrimsus Polda Bangka Belitung, 2021: Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri.
Salah satu prestasi yang mencuri perhatian publik adalah saat dirinya memimpin penanganan kasus gagal ginjal akut pada anak yang sempat menjadi perhatian nasional.
Kemudian Irjen Pol Gatot Tri Suryanta juga dimutasi dari jabatan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar). Sebagai gantinya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Djati Wiyoto yang saat ini menjabat Kapolda Kaltara.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa mutasi ini adalah langkah alamiah untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan profesionalisme personel.
"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis," ujar Johnny, Sabtu (9/5/2026).
Selain posisi Kapolda Jabar, Kapolri juga melakukan rotasi terhadap delapan pimpinan wilayah lainnya guna regenerasi kepemimpinan.