POSMETRO MEDAN,Jakarta- Seekor kerbau di Bangladesh mendadak menjadi perhatian publik karena dinilai mirip dengan Donald Trump. Kisahnya ini pun viral di media sosial menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha.
Mengutip NBC News (29/5), Kerbau berukuran besar itu awalnya dipersiapkan untuk dijual sebagai hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.
Namun, perhatian warga dan pengguna media sosial justru tertuju pada jambul pirang si kerbau yang disisir rapi seperti gaya rambut presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Popularitas hewan tersebut membuat sang pemilik akhirnya memutuskan untuk tidak menyembelihnya sebagai hewan kurban.
"Itu hanya nama simbolis, dan kami memberikannya karena kasih sayang," kata Ziauddin Mridha, seorang petani yang membeli kerbau seberat 680 kg itu beberapa bulan lalu.
"Adik laki-laki saya yang memberinya nama Donald Trump karena bulunya. Kabar itu menjadi viral, dan banyak orang datang untuk melihatnya," kata Mridha kepada kantor berita India ANI.
Lantaran viral, banyak orang berbondong-bondong ke peternakan Mridha di kota Narayanganj dekat ibu kota, Dhaka, untuk melihat sekilas hewan tersebut. Mridha mengatakan kerbau itu sangat jinak dan membutuhkan perawatan terus-menerus, termasuk harus sering dimandikan.
Menurut Reuters, Menteri Dalam Negeri Salahuddin Ahmed memerintahkan agar kerbau itu diselamatkan. Pembeli akan mendapatkan refund, sementara si kerbau viral akan dipindahkan ke kebun binatang nasional di Dhaka.
"Pada saat-saat terakhir, keputusan diambil untuk tidak menyembelih kerbau karena alasan keamanan dan minat publik yang luar biasa," kata seorang pejabat kementerian.