POSMETRO MEDAN,Rokan Hulu - Polisi menangkap Junaidi (48), ketika bersembunyi di hutan. Dia ditangkap setelah membunuh istrinya Inur (49), karena sakit hati dan sering cekcok.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra menyebut pelaku yang akrab disapa Joni tersebut ditangkap saat pelarian di hutan wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara. Dia ditangkap pada Jumat (19/6) sore.
"Pelaku JN alias Joni ditangkap Jumat lalu sekitar pukul 15.30 WIB. Ditangkap di Nias Selatan, di kawasan hutan," ucap Emil saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026).
Dalam penangkapan itu, polisi didampingi jajaran Polsek Gomo melakukan pencarian di sejumlah rumah warga. Namun pelaku akhirnya ditangkap setelah bersembunyi di kawasan hutan.
"Pelaku ditemukan dan diamankan saat sembunyi di kawasan hutan di wilayah Kelurahan Tanoniko'o, Kecamatan Gomo," kata Emil.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan pada Minggu (21/6), Joni mengakui melakukan pembunuhan istrinya dengan sebilah pisau. Bahkan Joni mengaku menusukkan pisau sebanyak dua kali ke leher kiri dan kanan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Motif sakit hati karena sering cekcok. Jadi korban dan pelaku sering terjadi berkelahi, adu mulut dan timbul sakit hati," kata Emil.
Diketahui, Inur yang merupakan tukang kusuk alias urut atau pijat ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya Desa Ngaso, Ujung Batu. Inur ditemukan oleh warga ditutup pakai tikar di atas tempat tidur, Selasa (16/6) pagi.
Penemuan mayat itu kemudian membuat geger masyarakat setempat. Apalagi, pasca Inur ditemukan suaminya dilaporkan hilang bersama sepeda motor miliknya.
Sebelum korban ditemukan tidak bernyawa, warga mengaku sempat dengar curhat dari korban. Salah satunya permasalahan rumah tangga.