POSMETRO MEDAN- Percobaan pencurian disertai aksi pembakaran terjadi di Toko Emas Asia, Jalan Perdagangan, Gampong Kota Lhokseumawe, Kecamatan Banda Sakti, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Alih-alih berhasil membawa emas, pelaku justru terlibat adu tarik sarung dengan pemilik toko, sebelum akhirnya diduga membakar toko dan berakhir ditangkap warga serta polisi.
Tersangka diketahui berinisial MR (29), seorang pria warga Gampong Hagu Teungoh. Kata polisi, aksi itu berlangsung dengan cara yang tidak biasa.
Kapolres Ahzan dalam sebuah postingan anonim Facebook @kabardaerah66 yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 29 Juni 2026 menjelaskan, bahwa kejadian bermula saat seorang saksi melihat gerakan mencurigakan di atas atap toko.
"Seorang saksi melihat adanya gerakan mencurigakan di atas atap Toko Emas Asia. Kemudian saksi menghubungi pekerja toko bernama Gusnur. Bersama pemilik toko, Haji Mawardi, mereka membuka pintu toko dan melakukan pemeriksaan," kata AKBP Dr Ahzan pada, Kamis 25 Juni 2026.
Saat memeriksa lantai dua, pemilik toko mendapati plafon telah jebol.
Di lokasi itu terlihat selembar kain sarung menjuntai ke bawah.
Anehnya, saat kain sarung itu ditarik, ternyata dari atas ada yang menarik juga. Jadi kata Kapolres sempat terjadi tarik-menarik antara pemilik toko dengan tersangka. Situasi kemudian berubah. Pelaku diduga panik karena keberadaannya diketahui pemilik dan penjaga toko.
Lalu, tersangka diduga mengambil bahan bakar jenis pertalite yang berada di lokasi dan menyiramkannya sebelum membakar area toko.
"Tersangka panik karena sudah terlihat dari bawah. Kemudian dia melihat ada bahan bakar jenis pertalite yang biasa digunakan untuk proses pembakaran emas di toko tersebut. Karena panik, bahan bakar itu disiram dan dibakar, sehingga menjadi awal mula kebakaran," jelasnya.
Setelah api menyala dan mulai menjalar, pelaku mencoba melarikan diri dengan melompat ke toko sebelah.