POSMETRO MEDAN, MEDAN Medan – Nama David Chandra, pelaku pembunuhan Lina Kwan ( 43) seorang pelatih zumba kembali menyeruak ke publik.
Fakta baru mengungkapkan bahwa Chandra bukan orang asing dalam catatan kriminal. Ia pernah terlibat kasus penganiayaan brutal terhadap seorang pengacara, Sun Sin, SH, di sebuah cafe tahun 2024.
Dalam insiden tersebut, Chandra yang dikenal temperamental dan kerap mabuk-mabukan diduga menyerang korban hingga mengalami patah tangan. Kasus itu sempat ditangani aparat, namun publik menilai proses hukum berjalan tak transparan.
Kini, bayangan masa lalu Chandra kembali menyeruak. Dalam kasus terbaru, ia diduga menyekap dan menganiaya Zin Lina Kwan, seorang pelatih zumba, hingga tewas secara mengenaskan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang rekam jejak kekerasan Chandra, sekaligus memunculkan pertanyaan publik tentang lemahnya pengawasan hukum terhadap pelaku yang berulang kali bermasalah.
"Ini bukan kali pertama yang bersangkutan berbuat kekerasan. Seharusnya ada tindakan tegas sejak awal agar kasus tragis seperti ini tidak terjadi," ujar salah satu sumber hukum yang enggan disebutkan namanya.
Kasus pembunuhan Lina kini ditangani aparat kepolisian. Namun, muncul desakan agar penyidikan tidak hanya berhenti pada peristiwa terakhir, melainkan juga menelusuri kembali kasus-kasus sebelumnya yang menyeret nama Chandra.
Publik menunggu, apakah kali ini hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu, ataukah Chandra kembali lolos dari jeratan akibat lemahnya penegakan hukum.(Rez)