POSMETRO MEDAN,Medan -- Tim gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Polda Sumatera Utara, dan Polrestabes Medan berhasil membongkar enam kawasan sarang narkoba di Medan hanya dalam kurun waktu empat hari. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan barak narkoba yang beroperasi secara masif dan dilindungi kawat berduri beraliran listrik.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kolaborasi intensif untuk memberantas peredaran narkotika.
"Berhasil setidaknya mengungkap enam kawasan narkoba dengan kegiatan grebek sarang narkoba. Sekurang-kurangnya ada enam lokasi dalam tempo empat hari," kata Jean Calvijn saat konferensi pers didampingi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waasdi pinggiran sungai Lingkungan Pria Laut III, Jalan Balai Desa, Medan Sunggal, Jumat (7/11/2025).
Kombes Jean Calvijn merinci, enam lokasi tersebut mencakup barak-barak, loket-loket, hingga kampung narkoba. Tiga di antaranya berada di Jalan Kelambir 5, Serbajadi di Kecamatan Sunggal, dan lokasi konferensi pers di Pria Laut 3.
Kapolrestabes memaparkan temuan mengejutkan di lokasi Pria Laut 3. Di tempat ini, tim menangkap satu bandar narkoba berinisial MR yang mengoperasikan tiga barak narkoba secara masif.
Petugas menyita puluhan alat isap bong, pipet, dan jarum suntik. Menurut Jean Calvijn, para pelaku membangun sistem pengamanan yang sangat terorganisir.
"Pelaku ini sangat masif di dalam hal pengamanan dan pengawasannya. Mereka menggunakan alat komunikasi untuk sebagai pengawas dari pintu masuk depan sampai dengan ke belakang," ujarnya.
Lebih ironis lagi, kata dia, ketiga barak narkoba tersebut dikelilingi oleh kawat berduri yang dialiri jaringan listrik.
"Ini sangat tidak boleh terjadi," tegasnya.
Lokasi tersebut didesain untuk melayani pembeli dalam jumlah besar.