POSMETRO MEDAN-Rekonstruksi adegan pembunuhan Mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) yang sedianya digelar di lokasi kejadian, Kamis siang (18/11/25), batal dilaksanakan. Pembatalan mendadak ini sempat memicu tanda tanya warga yang sudah menunggu sejak pagi di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Informasi di lapangan, petugas awalnya telah memasang spanduk penanda titik-titik adegan. Namun tak berselang lama, spanduk itu kembali dilepas.
Kerumunan warga yang semakin membludak membuat situasi di sekitar lokasi tidak kondusif, sehingga persiapan akhirnya dihentikan.
Menanggapi hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Omri Sialagan, memberikan klarifikasi resmi kepada Posmetro Medan melalui pesan WhatsApp.
Ia menyampaikan, pembatalan dilakukan karena pihaknya masih menunggu instruksi lanjutan dari pimpinan Polrestabes Medan.
"Menunggu arahan pimpinan, Bang. Berhubung ada giat pimpinan urgen," ujar Iptu Omri Sialagan dalam pesannya.
Warga yang terlanjur hadir di lokasi mengaku kecewa karena tidak ada penjelasan langsung saat pembatalan terjadi. Mereka berharap rekonstruksi dapat memberikan gambaran jelas terkait kronologi pembunuhan yang menewaskan mahasiswa tersebut.
Sementara, Polsek Patumbak belum dapat memastikan jadwal baru pelaksanaan rekonstruksi, namun menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan tetap dilakukan setelah menerima arahan resmi dari pimpinan.(Daram)