POSMETRO MEDAN-Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota Besar Polrestabes Medan berhasil mengungkap ratusan kasus peredaran narkoba dalam kurun waktu 42 hari, terhitung sejak 9 Oktober hingga 19 November 2025.
Dalam konferensi pers yang digelar di halaman Polrestabes Medan pada Kamis (20/11/2025), Kepala Polrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menangani 173 kasus dan mengamankan total 212 tersangka.
Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, upaya pengungkapan ini melibatkan 15 kali penggerebekan di berbagai lokasi di Kota Medan. Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat.
"Pengungkapan yang dilakukan berawal dari informasi masyarakat yang masuk ke kami lewat dumas di media sosial. Selanjutnya langsung kami tindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan di lokasi yang sudah dipetakan," ujar Kombes Pol Dr Jean Calvijn didampingi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Kamis (20/11/2025).
Dari keseluruhan pengungkapan, pihak kepolisian memetakan beberapa modus yang sering digunakan oleh para pelaku Melakukan transaksi di gang, pinggir jalan, seputaran sungai, rumah kosong, rumah kontrakan, kos-kosan, pinggiran rel, depan ruko, seputaran pemakaman umum, seputaran sekolah, tengah sawah, perkebunan/ladang, dan pemukiman penduduk berupa loket-loket atau barak-barak narkoba.
Penggunaan Tim Pantau, mengerahkan tim pengawas dan pengamanan berlapis dengan menggunakan HT (Handy Talkie), yang melibatkan orang dewasa maupun anak-anak.
"Jadi ada radiusnya dari luar ada penjaganya, pengawasnya dan pengamannya yang saling menginformasikan. Apa bila ada petugas yang melakukan penindakan mereka sudah mengantisipasi dan menginformasikan dari luar ke dalam," ucap Calvijn.
Dalam periode 42 hari tersebut, Polrestabes Medan juga mengamankan sejumlah besar barang bukti narkoba. Secara estimasi, barang bukti yang diamankan ini berhasil menyelamatkan lima ratus ribu jiwa.
"Jajaran berhasil menyelamatkan sekurang-kurangnya lima ratus ribu jiwa untuk tidak terjadinya peredaran narkoba dalam pengungkapan kasusu ini. Yang bernilai kurang lebih lima puluh Milyar," pungkasnya.(Adam)