POSMETRO MEDAN,Medan - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak berhasil mengungkap kasus bongkar rumah toko (ruko). Tak cuma satu kali beraksi, para pelaku telah menjalankan aksinya di empat lokasi berbeda. Bahkan, aksi-aksi tersebut viral di media sosial.
Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Omrin Siallagan, menerangkan, para terduga pelaku diketahui bernama Arif Akbar Hasibuan (27), Masrial (50), Joko Suhendro (49), dan M. Adlin Hasibuan (22).
Sementara dua orang lainnya, Liza Yulia Lisanti (53) dan Ridwansyah alias Uweng (36), juga turut ditangkap karena diduga merupakan penadah barang-barang hasil curian.
"Dari empat laporan itu, ada tiga korbannya. Yakni Traida Tambunan, Lasty Sinabutar, dan Fransdico Siallagan. Untuk Lasty dua laporan karena dua kali kemalingan," sebutnya, Senin (24/11/2025).
Dijelaskan mantan Kanit Reskrim Polsek Tuntungan itu, aksi pertama dilakukan para pelaku di Jalan Turi, Medan Amplas, Rabu (15/1/2025) lalu. Para pelaku berhasil menggasak 46 tabung gas 3 kg dari lokasi.
Selanjutnya, para pelaku juga beraksi di Jalan Pertahanan, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (7/2/2025) dini hari. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian 160 tabung gas ukuran 3 kg. Tak cuma itu, para pelaku yang menjalankan aksinya menggunakan mobil juga membawa kabur lima sak beras ukuran 5 kg.
Selain itu, kawanan pelaku juga beraksi di kios tempat penyimpanan tabung gas elpiji milik Lasty Sinabutar di Jalan Pertahanan, Dusun II, Patumbak Kampung, Jumat (25/4/2025). Dari lokasi itu para pelaku menggasak 44 tabung gas ukuran 3 kg.
Terakhir, para pelaku beraksi di Jalan Kebun Kopi, Pasar V Marendal, Minggu (12/10/2025), tepatnya di warung sembako milik Fransdico Siallagan.
Para pelaku yang menjalankan aksinya menggunakan topeng menggasak 51 karung beras ukuran 5 kg, 32 karung beras ukuran 10 kg, satu kardus gula seberat 18 kg, minyak goreng ukuran 1 liter sebanyak 16 pices, dan uang tunai Rp125 ribu.