POSMETRO MEDAN,Medan- Aksi kejahatan jalanan kembali menggemparkan Kota Medan. Seorang siswa SD berusia 12 tahun menjadi sasaran pembegalan saat melintas di Jalan Pelita II, Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan. Satu pelaku berhasil diringkus, sementara seorang rekan pelaku masih berkeliaran dan masuk daftar buronan.
Peristiwa mencekam itu terjadi pada Sabtu (26/11/2025) pukul 06.30 WIB. Korban, RPT, yang mengendarai Honda Beat putih–merah seorang diri, tiba-tiba diikuti dua pria tak dikenal.
Tanpa banyak bicara, para pelaku memepet korban dan menodongkan pisau ke arah tubuh bocah itu. Tak kuasa melawan, korban pun menyerahkan sepeda motornya.
Usai menerima laporan, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Khairul Fajri Lubis, S.H., M.H., bersama Panit 2 Ipda Marshal Sianturi, S.H., memimpin tim saat menerima informasi keberadaan pelaku, Bari Agung Laksana Hutagalung (26). Tim kemudian memburu dan menangkapnya di sekitar TKP pada Jumat (5/12/2025).
Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus Butarbutar, mengungkapkan bahwa penangkapan tak berjalan mulus. Tersangka mencoba kabur saat petugas melakukan pengembangan mencari pelaku lain dan barang bukti.
"Pelaku berusaha melawan dan melarikan diri, sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur," ujar Kapolsek, Senin (8/12/2025).
Dalam pemeriksaan, Bari Agung mengakui dirinya beraksi bersama seorang rekannya berinisial R, yang kini diburu. Motor rampasan korban mereka gadaikan senilai Rp3 juta di kawasan Lau Dendang.
Lebih jauh, pelaku juga mengaku pernah terlibat dalam sejumlah kejahatan lainnya seperti begal di Abdullah Lubis, Jalan Mahkamah, Batang Kuis, hingga kasus penggelapan sepeda motor di Percut Seituan.
Sementara itu, polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain dan mengumpulkan barang bukti tambahan untuk mengungkap seluruh rangkaian aksi kejahatan komplotan ini.(SAN)