POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu - Pria bernama Supriono alias Scatter (43) membunuh Anto (59), mayat yang ditemukan penuh luka dengan ditutupi pelepah sawit di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara (Sumut). Dalam kasus ini, Suprionodituntut hukuman 12 tahun penjara.
"Menuntut supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Supriono alias Supri Scatter dengan pidana penjara selama 12 tahun," demikian isi tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) seperti dikutip dari laman SIPP Pengadilan Negeri Rantauprapat, Kamis (8/1/2026).
Dalam tuntutannya, JPU menilai terdakwa melanggar Pasal 365 Ayat (3) KUHPidana, sebagaimana dalam dakwaan kesatu. Pembacaan putusan untuk kasus ini dijadwalkan akan dilakukan hari ini.
Dalam dakwaan kesatu JPU, dijelaskan pembunuhan itu terjadi di Dusun Tanjung Beringin Desa Binanga Dua Kecamatan Silangkitang, 12 Juni 2025.
Awalnya, pada 11 Juni 2025 sekira pukul 17.00 WIB, terdakwa berangkat dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor menuju kebun kelapa sawit milik warga bernama Denny untuk mencari brondolan.
Setibanya di kebun tersebut, terdakwa melihat ada sebanyak 7 janjang buah kelapa sawit yang berada di bawah pohon. Selanjutnya, terdakwa pulang ke rumahnya.
Pada keesokan harinya, terdakwa kembali mendatangi kebun sawit tersebut dengan tujuan mengambil kelapa sawit yang telah dilihatnya sebelumnya dengan cara memikul dan menggeser buah sawit tersebut.
"Bahwa sekitar pukul 08.30 WIB, korban Anto datang ke lokasi dan mendapati terdakwa Supriono sedang mengambil buah kelapa sawit tersebut," demikian isi dakwaan JPU.
Korban pun menemui terdakwa dan memakinya serta menduga bahwa terdakwa selalu mencuri sawit di tempat tersebut. Terdakwa pun menyatakan bahwa bukan hanya dirinya yang mengambil sawit di kebun itu.
Lalu, terdakwa meminta maaf sambil berlutut di hadapan korban. Namun, saat itu, korban menendang terdakwa hingga terjatuh.