POSMETROMEDAN, Medan— Dugaan tindak pidana penggelapan kendaraan bermotor kembali mencoreng rasa aman masyarakat. Seorang warga Medan Marelan, Basir, terpaksa menempuh jalur hukum setelah satu unit mobil Cold Diesel miliknya diduga dikuasai secara melawan hukum dan hingga kini tak kunjung dikembalikan.
Kasus tersebut telah resmi dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pelabuhan Belawan, sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/84/I/2026/SPK Terpadu Polres Pelabuhan Belawan/Polda Sumut.
Ironisnya, meski laporan telah diterima, kendaraan bernilai puluhan juta rupiah itu masih belum diketahui keberadaannya, memunculkan pertanyaan serius terkait proses penanganan perkara.
Mobil Dikuasai, Pemilik Dibiarkan Menunggu
Basir, karyawan swasta yang berdomisili di Gang Pinang Lingkungan 03, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 8 Juli 2025 sekitar pukul 10.00 WIB.
Mobil yang diduga digelapkan merupakan Mitsubishi Cold Diesel warna kuning dengan nomor polisi BK 9254 DU, nomor rangka FE114E-091812, dan nomor mesin 4D31C-611741.
Kendaraan tersebut disebut-sebut berada dalam penguasaan Wiyogo Pardi alias Yugo, namun tanpa alasan hukum yang jelas mobil tersebut tidak dikembalikan kepada pemilik sahnya. Hingga kini, tidak ada kejelasan, baik terkait posisi kendaraan maupun tanggung jawab terlapor.
Kerugian Besar, Dampak Ekonomi Nyata
Akibat dugaan penggelapan ini, Basir mengaku mengalami kerugian materil sekitar Rp60 juta. Lebih dari sekadar angka, mobil tersebut merupakan alat penunjang utama mata pencaharian korban.
"Ini bukan hanya soal kendaraan, tapi menyangkut keberlangsungan hidup saya. Mobil itu dipakai untuk bekerja. Sampai sekarang tidak ada kepastian," ungkap Basir dengan nada kecewa.