POSMETRO MEDAN– Benar-benar nggak habis pikir, Seorang kakek berinisial L (64) tega melampiaskan nafsu bejatnya ke puluhan siswi Sekolah Dasar (SD) di Desa Sampali, Deli Serdang. Ngerinya lagi, korban predator anak ini tembus sampai 28 orang.
Aksi setan si penjual mainan ini dibongkar personel Satreskrim Polrestabes Medan setelah mendapat laporan dari orang tua korban pada 5 Februari 2026 lalu. Tak butuh waktu lama, polisi langsung menciduk pelaku tanpa perlawanan.
Awalnya, polisi cuma menerima satu laporan. Tapi setelah diusut punya usut dan kerja sama bareng UPT PPA Deli Serdang, terungkaplah fakta yang bikin elus dada. Ternyata bukan cuma satu, tapi ada 28 anak di bawah umur yang sudah jadi mangsa si kakek lantam ini.
Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto, membenarkan jumlah korban yang sangat banyak tersebut.
Yang bikin makin geram, si L ini sebenarnya punya keluarga lengkap, ada istri dan 13 orang anak. Waktu diinterogasi penyidik, alasannya betul-betul tak masuk akal dan bikin emosi.
"Pelaku berdalih menderita penyakit jantung dan sudah pasang ring, jadi nggak bisa berhubungan suami istri secara normal. Makanya dia melampiaskan hasratnya ke anak-anak karena kondisi fisiknya itu," kata AKBP Bayu Putro Wijayanto, Jumat (20/2/2026).
Gara-gara perbuatan bejatnya itu, si kakek penjual mainan ini nggak bakal bisa jualan lagi dalam waktu lama. Dia dijerat Pasal 415 huruf b Subsider Pasal 417 UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana.
"Tersangka terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar," tegas Bayu. (Dam)