POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat – FIFA resmi mengumumkan bahwa Justin Bieber akan tampil dalam halftime show final Piala Dunia 2026 yang dikemas dengan konsep ala Super Bowl.
Penyanyi asal Kanada itu akan bergabung dengan sejumlah bintang dunia, seperti Madonna, Shakira, BTS, Burna Boy, Coldplay, Gustavo Dudamel, dan PS22 Chorus.
Selain Bieber, bintang Afrobeats Burna Boy, konduktor asal Venezuela Gustavo Dudamel, serta PS22 Chorus, paduan suara siswa sekolah dasar asal Staten Island, New York, juga dipastikan tampil. Mereka akan berkolaborasi bersama Coldplay dalam pertunjukan spesial tersebut.
Halftime show yang menjadi ciri khas olahraga Amerika Serikat itu dijadwalkan berlangsung selama sekitar 11 menit pada partai final Piala Dunia 2026. Pertunjukan tersebut dikurasi oleh Chris Martin, vokalis Coldplay, dan akan digelar saat laga final pada 19 Juli mendatang di kawasan New York.
Acara ini sekaligus mendukung FIFA Global Citizen Education Fund, sebuah inisiatif yang menargetkan penggalangan dana sebesar USD 100 juta guna memperluas akses pendidikan dan sepak bola bagi anak-anak di berbagai negara.
"Piala Dunia menyatukan dunia dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh hal lain. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari halftime show ini, dan lebih bersyukur lagi karena acara ini membantu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh dunia," kata Justin Bieber dalam pernyataan resmi.
Dari seluruh penampil, Burna Boy menjadi salah satu sosok yang paling disorot. Musisi asal Nigeria tersebut merupakan kolaborator dalam lagu resmi Piala Dunia 2026 berjudul Dai Dai, yang dipimpin oleh Shakira, penyanyi ikonik Piala Dunia 2010.
Lagu tersebut memadukan unsur Afrobeats dengan irama Latin sehingga menghasilkan lagu pop multibahasa yang dinilai memiliki daya tarik global.
Dalam salah satu bagian liriknya, lagu itu menyebut sejumlah negara peserta serta pemain sepak bola ternama yang berlaga di Piala Dunia 2026, di antaranya Brasil, Uruguay, Argentina, Kolombia, Meksiko, Jepang, Korea, dan Belanda.
"Piala Dunia FIFA adalah salah satu momen langka yang menyatukan seluruh dunia. Mewakili Afrika dalam halftime show final Piala Dunia yang pertama kali digelar merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar," ujar Burna Boy.