POSMETRO MEDAN,Medan- Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., memberikan tali asih kepada penyanyi muda berbakat asal Sumut, Fathurracman Assalim, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas prestasinya yang membanggakan. Fathurracman, atau akrab disapa Fatur, akan mewakili Indonesia dalam ajang Kompetisi Penyanyi Hokkien Dunia yang digelar di Quanzhou, China.
Pemberian tali asih tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat. Kapolda Sumut menyampaikan rasa bangganya atas prestasi Fatur yang berhasil membawa nama baik Sumatera Utara ke tingkat internasional melalui bakat bernyanyinya.
"Ini adalah prestasi yang patut diapresiasi. Saya berharap Fatur dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia," ujar Irjen Pol Whisnu Hermawan dengan penuh kebanggaan.
Jenderal bintang dua yang dikenal bersahaja itu juga memberikan motivasi kepada Fatur agar tetap rendah hati dan terus berlatih demi meraih hasil terbaik di ajang internasional tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sumut akan selalu menyertai perjuangan Fatur.
Sementara itu, Fatur mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Kapolda Sumut. Ia mengaku termotivasi untuk memberikan penampilan terbaiknya di kompetisi tersebut.
"Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolda atas dukungannya. Ini menjadi semangat baru bagi saya untuk tampil maksimal di Quanzhou dan membawa nama Indonesia lebih dikenal di dunia internasional," ujar Fatur.
Prestasi Fatur menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumatera Utara, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di level dunia melalui seni dan budaya.
Sekadar diketahui, Fathurracman Assalim, diundang secara resmi untuk mengikuti Kompetisi Penyanyi Muda Bahasa Minnan (Hokkien) Dunia ke-2, yang akan berlangsung di Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok, 16–21 November 2025 mendatang.
Kompetisi bergengsi ini mengusung tema, "Suara dari Seluruh Dunia, Pemuda yang Berkembang Pesat", dan akan mempertemukan para talenta muda dari berbagai negara yang menggunakan atau mencintai bahasa Minnan atau Hokkien.