POSMETRO MEDAN,Jakarta - Denise Chariesta kini tengah fokus mempersiapkan diri menjalani program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) demi mewujudkan impiannya memiliki bayi kembar. Ia mengungkapkan kondisi rahim dan sel telurnya yang sehat menjadi modal utama untuk melanjutkan proses tersebut.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Denise menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan reproduksinya di sebuah klinik. Ia menegaskan bahwa rahimnya dinyatakan sehat dan sel telur yang dimiliki cukup bagus dan besar.
"Rahim gue dinyatakan sehat dan sel telurnya bagus dan gede," katanya dalam video tersebut.
Lebih lanjut, Denise juga mengungkapkan harapannya untuk memiliki bayi kembar dari program bayi tabung yang akan dijalani. Ia bahkan menyebut ingin memiliki anak dengan ciri fisik tertentu, seperti bermata biru, yang memicu perbincangan hangat di media sosial.
Sebelumnya, Denise sempat menghebohkan publik dengan pengakuannya mencari donor sperma dengan bayaran hingga Rp100 juta. Ia menetapkan kriteria donor yang cukup spesifik, seperti tinggi badan minimal 180 cm, bermata biru, berambut pirang, dan dalam kondisi kesehatan yang prima.
Rencana Denise menjalani program bayi tabung tanpa pasangan sah menuai berbagai reaksi dari warganet. Sebagian besar mengkritik langkah tersebut karena dianggap bertentangan dengan norma dan aturan di Indonesia.
Banyak komentar yang menyoroti aspek hukum dan agama terkait penggunaan donor sperma tanpa ikatan pernikahan. Mereka menegaskan bahwa prosedur bayi tabung di Indonesia biasanya diperuntukkan bagi pasangan suami istri yang sah.
Namun, di sisi lain, sejumlah netizen memberikan dukungan dan menghargai keputusan Denise sebagai hak pribadi seorang perempuan yang ingin memiliki anak.
Beberapa bahkan mendoakan agar proses yang dijalani Denise dapat berjalan lancar.
Perdebatan yang muncul juga berkaitan erat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengatur bahwa program bayi tabung diperuntukkan bagi pasangan suami istri yang sah.