POSMETRO MEDAN
Selama dua tahun terakhir, Jalan Veteran IX di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, dibiarkan seperti kubangan. Jalan yang menjadi jalur utama menuju Marelan, Hamparan Perak, dan Belawan itu, dilalui segala macam kendaraan: sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk tronton.
"Macam belum merdeka negara ini kalau nengok jalan ini, Bang. Dan ini terhitung masih di kawasan perkotaan, lo. Sudah banyak jatuh korban di sini," kata Fadlan, warga sekitar kepada Posmetro Medan di lokasi, Jumat (5/62026).
Dia menyebut, warga sudah nyaris bosan mengeluhkan hal itu, sudah pula berkali-kali dibagikan di media sosial, tetapi tak kunjung ada perhatian.
"Kami manalah pula tahu ini urusan pemerintah mana? Apa status jalannya pun awak tak paham. Yang jelas ini bukan jalan tikus. Ini jalan besar. Semua kendaraan lewat. Masih kawasan kota pula. Kan, aneh kalau ini pun tak bisa dibetulkan?" Kata Fadlan dengan ekspresi kesal.
Dari pantauan awak media, tak hanya badan jalan yang rusak, sistem drainase di sepanjang jalan tersebut juga tidak berfungsi sehingga selalu menggenang. Ketika hujan turun, genangan itu menjelma menjadi kubangan. Pengendara sepeda motor tidak tahu di mana ada lubang. Sudah banyak kecelakaan bahkan sampai yang fatal.
Seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, menyebut parit di depan rumahnya maupun di sepanjang Jalan Veteran IX sudah tidak berfungsi. Air hujan tidak lagi mengalir ke saluran pembuangan, melainkan menggenangi jalan hingga masuk ke rumah warga.
"Air hujan tidak mengalir ke drainase, jadi menggenangi jalan. Bahkan masuk ke rumah saya. Comberan kami juga tidak jalan," tuturnya sambil menunjukkan kondisi rumahnya.
Menurutnya, selama puluhan tahun tinggal di Desa Manunggal, belum pernah ada perbaikan signifikan terhadap sistem drainase di lingkungannya.
Parit yang dulunya besar kini tertimbun tanah dan tidak pernah dikeruk.