MEDAN – Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara mendesak Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola energi nasional menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax. Organisasi mahasiswa tersebut bahkan meminta Presiden mencopot Direktur Utama Pertamina dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Ketua Umum PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, menilai kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter merupakan kebijakan yang tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
"Kami mendesak Presiden Prabowo mencopot Direktur Utama Pertamina dan Menteri ESDM karena gagal menjaga stabilitas energi nasional, gagal membangun komunikasi publik yang baik, serta gagal menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat," kata Irham dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Irham, lonjakan harga hampir Rp4.000 per liter dalam satu kebijakan menjadi beban tambahan bagi masyarakat, terutama kalangan kelas menengah, pelaku usaha, dan sektor produktif yang selama ini tidak menerima subsidi pemerintah.
Halaman :
Warning: Undefined variable $max_pages in
/home/u261987868/domains/posmetromedan.id/public_html/amp/detail.php on line
259