Lebaran Yatim dan Kelompok Difabel Bentuk Kepedulian Umat

Evi Tanjung - Kamis, 25 Juni 2026 19:43 WIB
Ist
Kanwil Kemenagsu bersama BAZNAS kumpul beri sedekah pada anak yatim piatu di hari lebarannya

POSMETRO MEDAN, Medan -Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menjadikan momen 10 Muharram menjadi hari Lebaran bagi Yatim dan Kelompok Difabel, hal ini disampaikan oleh Menag saat perayaan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas di Jakarta, Kamis (25/06), perayaan ini sebagai rangkaian dari Program Peaceful Muharam yang telah digelar sejak 1 Muharam hingga sebulan ke depan.

" Tradisi Lebaran Yatim ini telah dikenal di Indonesia, ini kita jadikan gagasan baru ataupun tradisi baru di Indonesia sebagai memontum berbagi dan peduli ditengah-tengah masyarakat", ujar Menag.

Menag mengatakan bahwa umumnya masyarakat kita mengisi bulan Muharram dengan amalan puasa, namun semangat berbagi dan menyantuni anak yatim juga perlu diperkuat sebagai bagian dari peringatan bulan yang dimuliakan tersebut.

" Insyallah di tahun tahun mendatang kita akan mengisi peringatan Muharram dengan Lebaran Anak Yatim dan Kelompok Difabel, mari kita membebaskan, memerdekakan anak anak Yatim dari kesulitan hidup", ajaknya.

Menag juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih menunjukkan kecintaan dan kepedulian kepada Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas. "Mari kita cintai Agama dengan cara mencintai anak-anak yatim dan kelompok difabel. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan peduli dan mencintai mereka, tentu saja Kita," ujar Menag.

Di tempat terpisah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi, menyampaikan terima kasih kepada Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi Sumatera Utara, Forum Organisasi Zakat Sumatera Utara dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sumatera Utara yang telah berkolaborasi dengan Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara atas terlaksanakannya Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas.

Kakanwil juga mengapresiasi atas partisipasi LAZ yang telah menyiapkan sejumlah paket dan uang santunan yang akan diberikan bagi Anak Yatim dan Kelompok Difabel.

Kakanwil optimis bahwa tingkat kesadaran umat Islam khususnya di Sumatera Utara dalam menjalankan ibadah dengan bersedeqah dan berinfaq masih tinggi.



Tag:

Berita Terkait

Medan

Kuota Berkurang Infak Jemaah Haji Sumut Menurun

Medan

Maknai Muharam dengan 3 Momentum ; Muhasabah, Hijrah dan Tajdid

Medan

Wamenag Buka MTQ ke-40 Sumut: Momentum Rajut Persatuan dan Syiar Al-Qur'an

Medan

Pesan Akmad Qosbi : "Jangan Ambil Uang Masyarakat dalam Setiap Urusan "

Medan

Kanwil Kemenagsu Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan 200 Paket Ramadan

Medan

Ojol Perempuan jadi Tamu Spesial di Acara Gerakan Istiqomah Sedekah