POSMETRO MEDAN,Medan-– Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, didampingi Ny, Reni Khairul Azmi, mengikuti rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang digelar di Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan diawali dengan olahraga bersama yang berlangsung penuh keakraban, dilanjutkan dengan penandatanganan dan peresmian Prasasti yaitu Tugu Kota Tangguh APEKSI oleh Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Usai peresmian prasasti, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati, dara, kutilang, jalak, dan perkutut sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Selanjutnya, para wali kota dan wakil wali kota anggota APEKSI melakukan penanaman pohon secara bersama-sama di sejumlah titik yang telah ditentukan di kawasan Taman Cadika, sebagai wujud komitmen menjaga lingkungan hidup dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh delegasi APEKSI di Kota Medan.
Menurutnya, Tugu Kota Tangguh memiliki makna yang sangat penting karena memuat nama 98 kota anggota APEKSI sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan jejak sejarah kebersamaan yang akan dikenang oleh generasi mendatang.
Rico berharap keberadaan tugu tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh kepala daerah memiliki semangat yang sama dalam mengabdi kepada masyarakat, sekaligus menjadi alasan bagi para wali kota untuk kembali berkunjung ke Kota Medan di masa mendatang.
Melalui rangkaian kegiatan Rakernas XVIII APEKSI tersebut, diharapkan semakin mempererat sinergi antarpemerintah kota di Indonesia, melahirkan berbagai gagasan dan kolaborasi dalam pembangunan daerah, serta memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan kota-kota yang tangguh, inovatif, berkelanjutan, dan semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.(ATN)