Posmetro Medan, Medan - Target percepatan digitalisasi bantuan sosial di Kota Medan menjadi perhatian serius Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Menilai capaian aktivasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) masih di bawah target 795.881 kepala keluarga (KK), maka seluruh perangkat daerah, camat, lurah, hingga 4.627 agen Perlinsos diminta bergerak lebih cepat, terukur, dan kolaboratif. Penegasan ini disampaikannya saat memimpin Rapat Percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Kamis (9/7/2026).
Didampingi Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Rico Waas mengatakan ribuan agen Perlinsos yang terdiri dari kepala lingkungan, kader PKK, Dasawisma, hingga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan kekuatan besar yang harus dimaksimalkan untuk mempercepat aktivasi di tengah masyarakat. "Kita sudah menyepakati target yang ingin dicapai. Kalau seluruh potensi itu bergerak bersama, saya yakin target yang kita tetapkan bukan sesuatu yang mustahil," kata Rico Waas.
Ia menginstruksikan camat dan lurah tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor kelurahan, tetapi proaktif menjangkau warga sasaran melalui jaringan agen Perlinsos. Camat diminta menjadi pengendali di wilayahnya dengan memastikan seluruh perangkat memahami jumlah sasaran, potensi agen, serta strategi untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Kemudian, Rico Waas mengapresiasi Kecamatan Medan Sunggal yang mencatat capaian aktivasi Perlinsos lebih tinggi dibandingkan kecamatan lainnya. Menurutnya, keberhasilan itu membuktikan target dapat dicapai apabila seluruh unsur di kecamatan bekerja secara kompak dengan strategi yang jelas.
Selain meminta setiap kecamatan menetapkan target sesuai kondisi wilayah, Rico Waas juga menginstruksikan pelaporan perkembangan aktivasi Perlinsos secara berkala sebagai bahan evaluasi. (ATN)