Posmetro Medan, Medan -Industri kuliner di Kota Medan kini tidak hanya dituntut untuk tampil estetik dan menawarkan cita rasa juara, tetapi juga harus selaras dengan tata kelola keuangan yang profesional. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa kemajuan usaha harus dibarengi dengan sistem pembayaran pajak yang modern, transparan, dan terdigitalisasi.
Langkah konkret yang kini didorong Pemko Medan adalah penerapan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO) Inovasi ini digadang-gadang menjadi jawaban atas kebutuhan sistem pelaporan pajak yang praktis bagi para pelaku usaha restoran dan kafe.
Dalam pembukaan Sosialisasi Sistem Pembayaran QRESTO dan High Level Meeting TP2DD di Hotel Aryaduta Medan, Kamis (9/7/2026), Rico Waas menyampaikan pandangannya yang cukup menohok.
"Kalau bangun restoran sudah menggunakan arsitek, desainer interior, hingga manajemen yang profesional, maka sistem pembayarannya pun harus profesional. Jangan sampai usaha sudah maju, tetapi tata kelola pajaknya masih tertinggal," ujar Rico.
Menurutnya, masyarakat masa kini semakin kritis. Mereka ingin memastikan bahwa pajak yang mereka bayarkan dikelola dengan jujur. Di sinilah QRESTO berperan sebagai solusi yang memberikan kepastian, meningkatkan kepercayaan publik, serta meminimalisir potensi kebocoran pajak daerah.
Sistem ini dirancang untuk memudahkan pelaku usaha, bukan menambah beban. Dengan QRESTO,