POSMETRO MEDAN, Medan - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dan Keuskupan Agung Medan menandatangani Nota Kesepahaman tentang Sinergi Optimalisasi Kapasitas Penyuluh Agama melalui Pembinaan Iman Umat Katolik Secara Terpadu di Wilayah Keuskupan Agung Medan di Kantor Keuskupan Agung Medan, Senin (13/07/2026).
Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi dan Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung. Hadir juga Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Sumut Marihuttua Pasaribu.
Kakanwil Kemenagsu mengungkapkan momentum penandatanganan Nota Kesepahaman bukan sekadar penandatanganan dokumen administratif, melainkan merupakan peneguhan komitmen bersama antara negara dan Gereja dalam membangun kehidupan umat Katolik yang semakin beriman, dewasa, moderat, dan mampu menghadirkan nilai-nilai Injil dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia Penyuluh Agama Katolik merupakan salah satu garda terdepan Kementerian Agama. Mereka hadir di tengah umat sebagai pendidik, pendamping, motivator, fasilitator, sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Kehadiran penyuluh bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memperkuat kualitas kehidupan iman, membangun karakter, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta memperkokoh toleransi dan harmoni sosial.
"Kementerian Agama saat ini mengusung Asta Protas Kementerian Agama sebagai arah pembangunan bidang agama. Salah satu fokus utamanya adalah menghadirkan pelayanan keagamaan yang berdampak (impactful religious services), yaitu pelayanan yang tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Nota Kesepahaman yang kita tandatangani hari ini menjadi landasan strategis untuk memperkuat kolaborasi tersebut. Pemerintah melalui Kementerian Agama dan Gereja melalui Keuskupan Agung Medan memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun umat yang beriman, berkarakter, berintegritas, cinta tanah air, serta menjadi pembawa damai di tengah masyarakat.," ucap Kakanwil.