Posmetro Medan, Medan -Kemandirian fiskal menjadi kunci bagi Kota Medan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemko Medan tidak boleh terus bergantung pada Transfer ke Daerah (TKD), melainkan harus mengoptimalkan seluruh potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penegasan itu disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Evaluasi PAD, Pajak dan Retribusi Tahun 2026 di Aula Kantor Bapenda Kota Medan, Senin (13/7/2026).
Rapat dihadiri Sekda Wiriya Alrahman, Inspektur Erfin Fachrurrazi, Kepala Bapenda M. Agha Novrian, pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan.
"Kita tidak bisa terus bergantung pada TKD. Seluruh potensi PAD harus dioptimalkan agar kemandirian fiskal Kota Medan semakin kuat," tegas Rico Waas.
Ia mengapresiasi peningkatan pendapatan daerah, namun mengingatkan target PAD setiap tahun juga terus meningkat. Ia meminta Bapenda mengevaluasi realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), mulai dari sistem, distribusi SPPT hingga kepatuhan wajib pajak, termasuk menyelesaikan persoalan masyarakat yang ingin membayar pajak namun belum menerima SPPT.