Kedokteran Unimed Laris Manis, Kuota cuma 50 Orang, Daftar 1000

Evi Tanjung - Selasa, 14 Juli 2026 16:36 WIB
ist
Rektor Unimed Prof Dr Baharuddin ST MPd meninjau pelaksanaan UTBK seleksi Mandiri hari pertama

POSMETRO MEDAN, Medan - Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali menggelar ujian masuk PTN melalui jalur mandiri, Selasa (14/7/2026) hingga Rabu (15/7/2026)dengan 10 lokasi ujian tapi masih di lingkungan Unimed.

Sebanyak 10 program studi (prodi) menjadi favorit dan diserbu ribuan pendaftar, dengan Program Studi Kedokteran tercatat sebagai prodi paling kompetitif.

Rektor Unimed, Prof Dr Baharuddin ST MPd., mengatakan persaingan masuk Prodi Kedokteran sangat ketat. Dari lebih dari 1.000 pendaftar, kuota yang tersedia hanya 50 mahasiswa.

"Prodi yang paling banyak diminati antara lain Kedokteran, Manajemen, Akuntansi, PGSD, Gizi, Ilmu Komunikasi, ITK, dan Teknik Sipil. Untuk Kedokteran, kuotanya tetap 50 orang, sementara pendaftarnya hampir 1.000 orang," ujar Baharuddin pada wartawan usai meninjau ujian seleksi mandiri di Fakultas Teknik Unimed.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi Unimed untuk menambah daya tampung mahasiswa baru pada tahun-tahun mendatang. Namun, penambahan kuota belum dapat dilakukan pada penerimaan tahun ini.

"Kami sebenarnya berencana menambah daya tampung hingga sekitar 15.000 mahasiswa dari seluruh jalur penerimaan. Namun untuk tahun ini belum memungkinkan. Ini menjadi evaluasi karena minat masyarakat terhadap Unimed terus meningkat," katanya.

Prof Baharuddin menambahkan, pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri tahun ini juga berlangsung bersamaan dengan seleksi di Universitas Sumatera Utara (USU), sehingga persaingan, khususnya di Prodi Kedokteran, dinilai semakin ketat.

Di sisi lain, Unimed terus berupaya memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Menurut Baharuddin, selain Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, kampus juga bekerja sama dengan perbankan, perusahaan, hingga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menyediakan bantuan pendidikan bagi mahasiswa.

" Sesuai pesan Presiden dan Menteri semua anak harus bisa melanjutkan pendidikan. Karena itu kami terus berupaya menambah jumlah beasiswa. Untuk KIP Kuliah saja, penerima di Unimed termasuk yang terbanyak," ujarnya.

Terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT), Baharuddin menegaskan penetapannya tetap mengacu pada kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa. Khusus peserta jalur mandiri memang dikenakan sumbangan pengembangan institusi, namun nilainya disebut masih lebih rendah dibandingkan sejumlah perguruan tinggi lainnya.



Tag:

Berita Terkait

Medan

Jalur Mandiri UNIMED 2026 Dibuka, Tersedia 3.099 Kursi bagi Camaba

Medan

6.023 Peserta Lolos Masuk Unimed

Medan

Tekankan Peran Generasi Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045