POSMETRO MEDAN, Medan - Di sebuah rumah kontrakan sederhana di kawasan Medan Marelan, Dafa (17 Thn) menjalani hari-harinya dengan perjuangan yang tidak mudah. Sejak berusia tujuh bulan, Dafa didiagnosis menderita epilepsi dan hingga kini masih membutuhkan perhatian serta perawatan khusus. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tumbuh dalam kasih sayang sang nenek, Kety, yang merawatnya seorang diri.
Perjuangan panjang itu mendapat perhatian dari Rumah Zakat Medan. Melalui dana campaign yang dihimpun dari para donatur, Rumah Zakat menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan harian kepada Dafa.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga sekaligus meringankan beban Nek Kety yang selama bertahun-tahun berjuang mendampingi cucunya. Meski usia tak lagi muda, Nek Kety tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk Dafa. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, ia harus membagi tenaga dan waktu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memastikan cucunya tetap memperoleh perhatian yang dibutuhkan.
Raut haru tak dapat disembunyikan saat bantuan diserahkan. Ia mengaku bersyukur karena masih ada banyak orang yang peduli terhadap kondisi Dafa. "Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat dan seluruh donatur yang telah peduli kepada cucu saya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memenuhi kebutuhan Dafa sehari-hari. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan para donatur dengan kesehatan, rezeki yang berkah, dan pahala yang berlipat ganda," tuturnya
Program Leader Rumah Zakat Medan, Tondini, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para donatur yang mempercayakan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi ujian kesehatan. Menurutnya, masih banyak keluarga yang menghadapi persoalan kesehatan sekaligus keterbatasan ekonomi sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, kolaborasi antara masyarakat dan lembaga kemanusiaan menjadi salah satu ikhtiar untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas.
Melalui program bantuan kemanusiaan, Rumah Zakat Medan terus berupaya menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Bagi Dafa dan nenek Kety, bantuan tersebut bukan sekadar paket sembako, tetapi juga menjadi penguat bahwa di tengah perjuangan yang mereka jalani, masih ada banyak tangan yang peduli dan menghadirkan harapan.( Evi/r)