POSMETRO MEDAN, Medan - Ditengah kegundahan para kepala sekolah menengah atas (SMA/SMK) negeri di Kota Medan. Atas rumor tak boleh memugut uang komite, SPP dan bentuk bayaran lainnya di sekolah termasuk uang baju dan buku, Madrasah Aliyah Negeri yang notabene dibawah Kanwil Kemenagsu bisa sedikit bernafas lega.
Paling tidak madrasah tak dipusingkan dengan larangan larangan tersebut. Semua bisa dilakukan asal berdasarkan kesepakatan orangtua siswa dan madrasah.
Diantara banyak madrasah di Kota Medan. Penerimaan siswa di Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan yang berlangsung damai dan nyaman.Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan Dr. H. Burhanuddin, M.Pd pada wartawan , Selasa (4/8/2026).
"Alhamdulillah penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 berlangsung aman dan nyaman di MAN 3 Medan . Dan sampai saat ini sudah berlangsung 3 pekan. Semua berjalan damai tak ada teriak teriak apalagi sampai diketahui media. Memang setiap tahun ajaran baru banyak persoalan yang muncul.
Bagi saya itu sebagai alat kontrol masyarakat. Khusus MAN 3 Medan tahun ajaran baru ini menerima sebanyak 392 siswa. Untuk mengantisipasi kesalahpahaman antara orang tua dan pihak sekolah. Kita punya komite sekolah. Di komite sekolah itulah disepakti apa kebutuhan dalam proses tahun pembelajaran baru ini.
"Karena sering terjadi kerepotan informasi. Bagaimana pakaian, buku dan komite. Untuk itu perlu duduk bersama mencari solusinya. Hasilnya apa, semua bisa disepakati bersama, tak ada keributan , semua berakhir dengan damai dan nyaman," kata Kemad yang sudah kenyang pengalaman sebagai kepala sekolah madrasah di Medan maupun Deli Serdang itu.
Dari hasil permufakatan tersebut tak ada yang merasa keberatan, lanjut Burhanuddin. "Dan memang MAN 3 sudah menggaris bawahi tak mampu dan tak kuat ekonominya. Jangankan membayar, kita akan menggratiskan dan itu menjadi talangan komite sebanyak Rp12 juta/bulan.
Namun begitupun, sulit jika tak ada komite walaupun ada dana pemerintah.
Bantuan pemerintah tak mencukupi kebutuhan sekolah, karena masih ada guru honor yang belum diangkat dan P3K- kan . Dengan adanya komite madrasah terbantu kita bisa menggaji guru honor ini maupun pegawai kebersihan.
Sekarang MAN 3 sudah tertata apik, ada taman yang perlu dirawat ada lapangan yang perlu diperbaiki.Nah, kesitulah dana partisipasi orang tua siswa ini disalurkan. Atas kesadaran orangtua dan seluruh warga madrasah semua dapat berlangsung damai, proses belajar mengajar di MAN 3 pun dapat berjalan baik dan aman," tegas Burhanuddin.(evi)