POSMETRO MEDAN, Medan- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Medan harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Keberadaan IPSM diharapkan tidak sekadar organisasi sosial, tetapi benar-benar menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas diwakili Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan Ramadan, dalam Musyawarah Daerah (Musda) IPSM Kota Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Sabtu (8/8/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut, Kadis Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, Ketua IPSM Sumut, Muchrid Nasution, Ketua IPSM Kota Medan terpilih, Riswan dan jajaran pengurus IPSM Kota Medan.
Dalam sambutan Rico Waas yang dibacakan, Ramadan mengatakan pembangunan Kota Medan tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah. Karena itu, keberadaan IPSM sebagai mitra pemerintah dinilai penting untuk memperkuat pelayanan sosial hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan lingkungan.
"Pemko Medan menyadari bahwa membangun Kota Medan tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah saja. Keberadaan IPSM ini sebagai mitra pemerintah menjadi sangat penting untuk membangun sinergi yang kuat hingga ke tingkat kelurahan dan lingkungan," kata Ramadan.
Menurut Plt Kadisnaker, sinergitas antara pemerintah dan IPSM akan membuat berbagai program sosial berjalan lebih cepat, tepat sasaran, sekaligus memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Terlebih, visi misi Pemko Medan untuk mewujudkan kota yang inklusif, maju, dan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi sosial.
"Kita ingin memastikan bahwa setiap warga memperoleh kesempatan yang sama untuk merasakan pembangunan dan mendapatkan perlindungan sosial yang layak," ujar Ramadan.
Melalui Musda IPSM, Ramadan berharap tidak berhenti pada agenda pemilihan kepengurusan. Forum tersebut harus mampu melahirkan program kerja yang realistis, adaptif, dan benar-benar dekat dengan kebutuhan masyarakat. Artinya dirinya menilai menilai pengabdian sosial yang dilakukan dengan tulus memiliki kekuatan untuk menularkan kepedulian di tengah masyarakat.
"Satu tindakan peduli dapat menyulutkan orang lain untuk ikut membantu. Satu sikap empati dapat menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Satu gerakan sosial dapat membangun kepercayaan dan menyelesaikan masalah yang lebih besar," ucapnya.