POSMETRO MEDAN,Medan-Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, mengajak warga memperkuat persatuan dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila sekaligus menolak Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).
Rommy menilai LGBT bertentangan dengan nilai agama dan norma sosial. Karena itu, ia meminta orangtua mengawasi pergaulan anak serta penggunaan media sosial.
"Kalau kita memiliki anak-anak, tolong perhatikan pergaulannya. Hari ini budaya-budaya asing dan perkembangan media sosial sangat memengaruhi perkembangan anak-anak kita," ujar Rommy, saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (9/8/2026).
Menurut Rommy, pengawasan terhadap anak penting dilakukan, terutama terhadap konten yang dikonsumsi melalui media sosial.
Maka dari itu, ia meminta orangtua mendampingi anak saat menggunakan telepon seluler dan mengakses media sosial agar tidak terpapar konten yang dinilai tidak sesuai dengan nilai agama dan norma keluarga.
Rommy kemudian mengaitkan pentingnya menjaga pergaulan anak dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Rommy menjelaskan, sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengandung makna bahwa masyarakat Indonesia percaya dan bertakwa kepada Tuhan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
Menurutnya, sila tersebut juga mengajarkan masyarakat menghormati kebebasan beribadah, menghargai perbedaan agama dan kepercayaan, serta menjaga toleransi antarumat beragama.
"Jangan ada lagi perbedaan-perbedaan agama yang memecahkan antara kita. Perbedaan agama itu urusan kita dengan Tuhan," kata Rommy.
Selanjutnya, sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan persamaan derajat setiap manusia, sikap saling menghormati, tenggang rasa, serta tidak bertindak semena-mena terhadap orang lain.