POSMETRO MEDAN, Medan - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan pada tujuhbelasAgustus nanti tak akan menampilkan pertunjukan atau perlombaan konyol bagi warga didiknya. Melainkan drama kolosol yang heroik yang diharapkan dapat menggugah rasa patriotisme bagi warga madrasah.
Janji tersebut diucapkan dengan penuh semangat oleh Kepala Madrasah (Kamad) 3 Medan Dr. Burhanuddin, M.Pd dalam suatu wawancara dengan wartawan belum lama ini di ruang kerjanya.
"Jadi tak ada lagi lomba makan kerupuk, membawa guli dalam sendok, lari goni atau lomba futsal pakai sarung. Janganlah kita sambut kemerdekaan Indonesia yang telah direbut pahlawan nasional itu dengan lomba makan kerupuk. Begitulah awal pemikiran kami membuat drama kolosol Panglima Jenderal Sudirman yang akan dipentaskan Senin (17/8/2026) ini," kata Burhanuddin.
Menariknya drama kolosol perjuangan Jenderal Suddirman ini, melibatkan guru bahkan kepala madrasah untuk menjadi pelakonnya. Sekaligus menjadi puncak dari seluruh kegiatan sepekan memeriahkan HUT RI ke 81 di MAN 3 Medan.
" Semoga HUT RI ke 81 ini membuat Indonesia lebih baik . Karena Indonesia kaya raya dengan hasil alamnya.Jangan sampai di korupsi agar dapat
dipergunakan untuk kejayaan Indonesia,"kata Burhanuddin sekaligus minta kepada para generasi muda menghargai perjuangan pahlawannya. "Kalau tidak ada pahlawan bangsa kita tak seperti ini," tegas Burhanuddin.
Kemudian tak kalah epiknya,usai upacara bendera, MAN 3 Medan akan menggelar shalat Dhuha bersama sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang sudah berjalan 81 tahun ini.
Seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RIdi MAN 3 sebenarnya sudah dimulai sejak 13, 14, 15 dan puncaknya 17 Agustus 2026.Pada tanggal 13 lomba kebersihan kelas dari mulai kelas 10, 11 dan 12. Dengan syarat tak boleh membuat gaba - gaba dengan kertas krep. Kedua lomba paduan suara dengan tema lagu - lagu perjuangan dan terakhir lomba shalawat nabi.
Pertandingan keempat ada lomba drama perjuangan yang akan melibatkan 13 rombel. "Kreativitas siswalah bagaimana cara mengubah perjuangan Panglima Sudirman misalnya dalam drama pendek dan menarik," kata Burhanuddin.
Terakhir lomba bazar dengan pembagian, kelas 11 Kamis (13/8/2026), dengan menampilkan panganan dari ubi. " Seluruh makanan yang akan dijual harus terbuat dari ubi. Jumat (14/8/2026) kelas 10 dengan menu terbuat dari pisang, dan Sabtu (15/8/2026) kelas 12 bazar dengan menampilkan panganan dari jagung. Bahan makanan inilah yang dulu menyertai perjuangan para pahlwan dalam merebut kemerdekaan Indonesia," pungkas Burhanuddin.(evi)