POSMETRO MEDAN,Medan--Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy mendesak Wali Kota mengevaluasi kinerja Lurah Polonia dan pendamping PKH.
Selain itu, Rommy Van Boy juga mendesak Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas mengevaluasi kinerja Kepala Lingkungan (Kepling) Jalan Starban Gang Famili, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia.
Desakan itu disampaikan Rommy menyusul temuan seorang lansia berusia 83 tahun bernama Salmiah yang hidup sebatang kara di Jalan Starban Gang Famili Nomor 90, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia.
Menurut Rommy, persoalan tersebut semakin memprihatinkan setelah Salmiah yang memiliki keterbatasan fisik justru dihadirkan ke kantor lurah untuk menerima bantuan berupa beras, gula, dan telur.
Rommy menilai bantuan seharusnya diantarkan langsung ke kediaman Salmiah mengingat kondisi perempuan tersebut yang kesulitan berjalan.
"Seharusnya, kalau mau menyerahkan bantuan, pihak kelurahan dan jajarannya serta pendamping PKH mendatangi kediaman Salmiah. Bukan sebaliknya mengundang dia datang ke kantor lurah," ujar Rommy, Selasa (11/8/2026).
Ia juga menyoroti unggahan foto Salmiah saat menerima bantuan di kantor Lurah Polonia yang disebut diposting oleh pendamping PKH berinisial DRJ melalui status WhatsApp.
"Bahkan yang lebih miris lagi, foto Salmiah menggenggam bantuan telur dan beras di kantor Lurah Polonia diposting DRJ, pendamping PKH Kelurahan Polonia dalam status WhatsApp-nya," kata Rommy.
Rommy mengatakan, unggahan tersebut disertai tulisan, "Sebenarnya gak perlu diviral2kan ..semua butuh proses..masak mie instan juga butuh proses."
Menurut Rommy, unggahan tersebut justru menunjukkan adanya sikap tak patut dari petugas yang menangani bantuan sosial.