POSMETRO MEDAN,Medan--Pemko Medan membidik predikat Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2026. Untuk meraihnya, setiap inovasi harus terbukti berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi saat membuka Evaluasi Parameter dan Dokumen Pendukung IGA 2026 di Balai Kota Medan, Selasa (18/8/2026).
Ia menjelaskan, penilaian Indeks Inovasi Daerah 2026 mencakup dua aspek utama dengan total 36 indikator yang membutuhkan data dan dokumen pendukung lengkap serta dapat diverifikasi.
"Yang kita siapkan bukan sekadar dokumen, tetapi bukti dari inovasi yang sudah kita kerjakan," kata Erfin saat membacakan sambutan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Ia meminta seluruh perangkat daerah memeriksa kembali kesesuaian inovasi dengan parameter penilaian dan melengkapi setiap kekurangan.
Erfin menegaskan, proses tersebut membutuhkan ketelitian, keseriusan, dan sinergi seluruh jajaran. Menurutnya, inovasi harus menjadi budaya kerja yang meningkatkan efektivitas pemerintahan dan kualitas pelayanan publik, bukan sekadar untuk mengejar penghargaan.
"Jadikan inovasi sebagai budaya kerja, bukan sekadar untuk mengejar penghargaan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BRIDA Kota Medan Benny Iskandar mengatakan evaluasi merupakan tindak lanjut pengukuran dan penilaian Indeks Inovasi Daerah serta IGA 2026.
Ia meminta seluruh perangkat daerah segera menuntaskan penginputan dan kelengkapan evidence inovasi yang lahir atau diperbarui sepanjang 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2025.(ATN)